Lonjakan Kebutuhan Sumber Daya Manusia di sektor Teknologi Informasi atau Sistem Informatika (TI) di New Zealand Selandia Baru terus meningkat; sebagai contoh perusahaan Teknologi Informatika yang bergerak dibidang produk programming berupaya keras mencari staff dengan skill developer sementara perusahaan Teknologi Informatika yang fokus pada pelayanan data juga selalu membutuhkan tenaga skill bidang database.

Para pemilik perusahaan mengungkapkan bahwa hambatan dalam menjalankan usaha mereka adalah bagaimana mendapatkan staff yang memiliki skill Teknologi Informatika yang mumpuni. Beberapa tahun kebelakang terjadi kesenjangan di dunia pendidikan Teknologi Informatika New Zealand –  Selandia Baru antara kampus dan dunia kerja, untungnya sudah terjadi banyak perubahan dan saat ini mulai terlihat adanya kesesuaian antara metode pendidikan di kampus dengan kebutuhan pasar kerja. Salah seorang Human Resource Manager menngungkapkan bahwa perusaahaan On Line Accounting Software tempat dia bekerja saat ini memiliki 500 staff dan sedikitnya merekrut 30 staff disetiap bulannya. “Kami mencari staff Teknologi Informatika dibidang softwares developers, infrastructures specialist, sales and customer support.

Perusahan ini memiliki “graduate recruitment programme” yang mana ini sangat bagus untuk menciptakan kader yang dibutuhkan perusahaan. Pencarian dan pengkaderan dilakukan di New Zealand – Selandia Baru, Melbourne dan San Francisco tempat dimana kami beroperasi” . Disaat bersamaan skill bidang JAVA dan HTML juga dibutuhkan. Seiring dengan meningkatnya keinginan pelanggan untuk dapat mengakses aplikasi mobile phone yang berarti beberapa perusahaan Teknologi Informasi memerlukan sumber daya manusia yang memiliki skill Android developers ataupun Sistem Operasi lainnya.

Menyadari akan sulitnya mendapatkan sumber daya manusia dengan skill Teknologi Informasi yang bagus, para perusahaan di New Zealand Selandia Baru juga tak segan memberikan gaji yang besar di kisaran NZD 45,000 – 50,000 per tahunnya bari para lulusan Teknologi Informasi plus pelatihan pelatihan tambahan atau training agar sumber daya manusianya selalu up to date dengan perubahan dan kemajuan Teknologi Informasi yang selalu bergerak secara cepat.

Salah satu dekan Teknologi Informasi Universitas di New Zealand Selandia Baru mengungkapkan dalam 2 tahun ini semakin meningkat perusahaan yang merekrut para lulusan Teknologi Informasi. Perusahaan memiliki pendekatan yang berbeda satu sama lain, ada yang mengaharapkan karyawan yang direkrutnya langsung beradaptasi dengan pekerjaannya, dan ada juga yang memberikan kesempatan karyawannya untuk beradaptasi dengan tenggang waktu tertentu dan memberikan ruang untuk training agar karyawan barunya lebih tune in.

Untuk memenuhi ekspektasi pasar kerja, program perkuliahan dan pelatihan di kampus New Zealand Selandia Baru dibawah pengawasan NZQA (New Zealand Qualification Authority) semacam Diktinya Indonesia, melakukan beberapa perubahan system pembelajaran Teknologi Informatika agar lebih matching dengan tuntutan perusahaan serta industri. Program kuliah Diploma dan Certificate akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan industri. Ini berlaku hanya untuk Politeknik dan Institusi swasta. Mengingat kedua kampus ini model pembelajarannya bertujuan untuk kesiapan masuk pasar kerja.

Pemerintah New Zealand Selandia Baru berupaya kuat untuk ‘membumikan’ dan mengkampanyekan keseluruh pelosok kota di New Zealand bahwa profesi Teknologi Informatika terbuka untuk semua kalangan, tidak semata untuk kalangan kutu buku. “Teknologi Informasi khususnya di New Zealand Selandia Baru adalah sebuah karir yang menantang, dengan gaji yang besar, serta memberi peluang untuk melanglang buana” inilah isi kampanye pemerintah New Zealand kepada anak anak di New Zealand Selandia Baru agar kelak mereka tertarik untuk terjun belajar dan bekerja di industri ini.

Menyimak kondisi tersebut tidaklah aneh jika profesi Teknologi Informatika menjadi salah satu skill yang sangat dibutuhkan di New Zealand Selandia Baru. Sebagai konsekeunsi keterbatasan sumber daya manusia bidang ini, perusahaan New Zealand hingga saat ini banyak merekrut para pelajar asing atau international student lulusan bidang Teknik Informatika. Pelajar asing dari negara India, China dan Filipina adalah yang terbanyak dalam mengambil program kuliah ini di New Zealand Selandia Baru.

Tertarik bekerja Teknik Informatika (IT) di New Zeland Selandia Baru? Pastikan memiliki minat dan bakat bidang Teknologi Informatika – Sistem Informatika, dan  yang tak kalah penting Bahasa Inggris harus baik.

1 reply
  1. yunita
    yunita says:

    Dear admin,

    Perkenalkan saya yunita usia 35thn, lulusan Diploma 3 dan Diploma 4 dari institute tourism of trisakti jurusan travel.
    Yang ingin saya tanyakan adalah :
    Saya bermaksud menjadi penduduk australia atau new zealand, saran dr admin, lbh baik atau lbh mudah mn australia atau NZ utk case saya? apakah saya lbh baik melanjutkan kuliah saya di bidang travel atau mulai dr awal lg dengan mengambil jurusan bisnis, management, child care yg program certificate 3 atau 4? saya mau kuliah dgn durasi pendek, low budget, jika lulus byk dicari perusahaan dan gampang apply PR. Pilihan ngr australia atau new zealand dan saya bermksd membawa suami yg nantinya hny bekerja disana.

    Mohon bantuan dan saran dari admin utk case saya tsb dan berikan jurusan, college, biaya dll krn tujuan jangka panjang saya adalah PR ausi atau NZ.

    Trims dan salam,
    Yuni

Comments are closed.